Pengertian Data Warehouse Dan Contohnya

Pengertian Data Warehouse Dan Contohnya

Pengertian Data Warehouse Dan Contohnya

Pengertian data warehouse

Data warehouse adalah suatu sistem komputer untuk mengarsipkan dan menganalisis data historis suatu organisasi seperti data penjualan, gaji, dan informasi lain dari operasi harian. Pada umumnya suatu organisasi menyalin informasi dari sistem operasionalnya (seperti penjualan dan SDM) ke gudang data menurut jadwal teratur, misalnya setiap malam atau setiap akhir minggu. Setelah itu, manajemen dapat melakukan kueri kompleks dan analisis (contohnya penambangan data, data mining) terhadap informasi tersebut tanpa membebani sistem yang operasional.

Karakteristik data warehouse

Sistem basis data ini memiliki karakteristik yang membuatnya berbeda dengan basis data yang lainnya. Terdapat 4 karakteristik yang menjadi ciri khas dari basis data ini, yaitu:

  1. Berorientasi kepada subjek
  2. Data yang dimiliki terintegrasi
  3. Data yang disimpan bersifat tetap
  4. Dibuat dalam rentang waktu tertentu

Pengertian Data Warehouse Menurut Beberapa Ahli

  • Menurut W.H. Inmon dan Richard D.H., data warehousing adalah koleksi data yang mempunyai sifat berorientasi subjek,terintegrasi,time-variant, dan bersifat tetap dari koleksi data dalam mendukung proses pengambilan keputusan management.
  • Menurut Vidette Poe, data warehousing merupakan basisdata yang bersifat analisis dan read only yang digunakan sebagai fondasi dari sistem penunjang keputusan.
  • Menurut Paul Lane, data warehousing merupakan basisdata relasional yang didesain lebih kepada query dan analisa dari pada proses transaksi, biasanya mengandung history data dari proses transaksi dan bisa juga data dari sumber lainnya. Data warehousing memisahkan beban kerja analisis dari beban kerja transaksi dan memungkinkan organisasi menggabung/konsolidasi data dari berbagai macam sumber.

Contoh Data Warehouse

Sebuah toko swalayan merekam setiap penjualan barang dengan memakai alat POS (Point of Sales). Database data penjualan tersebut bisa mencapai beberapa GB setiap harinya untuk sebuah jaringan di toko swalayan berskala nasional.

Tetapi pertumbuhan yang pesat dari akumulasi data itu telah menciptakan kondisi yang sering disebut sebagai “rich of data but poor of information”. Tidak jarang kumpulan data itu dibiarkan begitu saja seakan akan “kuburan data” (data tombs).

Sumber : https://downloadapk.co.id/

Tags: