Kominfo Telaah Soal Pindai Wajah untuk Daftar Kartu SIM

Kominfo Telaah Soal Pindai Wajah untuk Daftar Kartu SIM

Kominfo Telaah Soal Pindai Wajah untuk Daftar Kartu SIM

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate

akan mempelajari apakah teknologi pemindaian wajah untuk registrasi kartu SIM bisa diterapkan di Indonesia. Sebelumnya, pemerintah China telah menerapkan hal ini kepada penduduknya.

“Semua teknologi yang berkembang ada dua sisi yakni mata uangnya, dia [metode pemindaian wajah] membuat mudah dan di sisi lain harus berhati-hati dengan keamanan baik pribadi maupun sebagai komunitas bangsa,” kata Menkominfo Johnny kepada awak media usai konferensi pers terkait isu TVRI, di kantor Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (6/12).

“Setiap kemajuan teknologi tidak bisa kita hindari, kita harus siap untuk mengatasi itu,” sambungnya.

Lihat juga:Pro Kontra Metode Pemindai Wajah untuk Registrasi Kartu SIM
Lebih lanjut, menurut Johnny metode facial recognition atau pemindaian wajah bukan hanya satu-satunya teknologi baru yang harus disiapkan. Dia juga sempat menyinggung terkait implementasi 5G di Indonesia.

Maka dari itu, Kemenkominfo tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan frekuensi untuk memancarkan konektivitas 5G.

“Ini satu pekerjaan besar untuk menuntut kita bersama mengambil bagian di dalamnya,

dengan catatan masuk ke 5G tidak semata-mata bukan hanya masalah ekonomi dan komersial, di situ ada juga masalah yang terkait dengan geo strategis,” pungkas Johnny.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha menilai metode ‘facial recognition’ untuk regitrasi kartu sim dianggap berlebihan jika diterapkan di Indonesia.

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/podcast-addict-apk/

Tags: