Harapan Utama Guru bagi Mendikbud Baru

Harapan Utama Guru bagi Mendikbud Baru

Harapan Utama Guru bagi Mendikbud Baru

Harapan utama para guru yang belum terealisasi kembali diungkapkan bagi Menteri Pendidikan

dan Kebudayaan yang baru, Muhadjir Effendy. Harapan itu yaitu memperhatikan kesejahteraan para guru. Hal ini karena tidak sedikit guru yang hidupnya jauh dari kata sejahtera.

“Perhatian kesejahteraan guru di pelosok, perbaiki mutu sekolah negeri dan madrasah negeri, dan beasiswa guru untuk pascasarjana,” tegas Guru SD IT Ummul Quro, Rina Eny.

Hal serupa juga disampaikan Staf TU di salah satu sekolah negeri di Cibinong,

bahwa guru honorer juga segera dapat diangkat menjadi PNS. Ia juga berharap sekolah kembali seperti dulu lagi yaitu tidak ada patokan nilai untuk KKM, tidak ada kebohongan dan nilai sesuai dengan kualitas siswa. selain itu juga buku paket dapat dipergunakan kembali untuk adik kelas karena tidak setiap tahun diganti yang baru.

Penilaian lainnya juga dikatakan Wakasek Kurikulum SMPN 5 Bogor, Ai Rupini, Kasie Kesiswaan Dikmen Dinas Pendidikan Kota Bogor, Teddy Kusnadi, dan Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Ritta Tresnayanti. Mereka berharap agar kualitas pendidikan di Indoensia dapat meningkat. Sehingga lebih maju dari yang sebelumnya. Indonesia memiliki lulusan bermutu baik dilihat dari kualitas keilmuan dan ahlak atau karakternya. Sehingga memiliki daya saing tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri.

Sedikit berbeda dengan harapan yang disampaikan Staf TU SMPN 4 Cibinong, Elisya.

Menurutnya Menteri sebelumnya sudah bagus dalam mengenalkan program kerja. Namun, ada beberapa yang terlalu memaksakan diterapkan di pendidikan indonesia dan kurangnya persiapan dari program itu sendiri. Harapannya Menteri yang baru tetap melanjutkan program pendidikan yang lama dan melakukan pengkajian kembali.

“Agar kesannya ga memaksakan terus harapan lain buat tenaga pendidik sruktural dan fungsional tetap mendapat perhatian moril dan materil,” imbuhnya.

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/

Tags: