Banguan Pendidikan Berkarakter, Pasaman Barat Gelar Lomba Bercerita Siswa SD

Banguan Pendidikan Berkarakter, Pasaman Barat Gelar Lomba Bercerita Siswa SD

Banguan Pendidikan Berkarakter, Pasaman Barat Gelar Lomba Bercerita Siswa SD

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat meningkatkan perhatian terhadap pendidikan

anak dengan menggelar perlombaan bercerita tingkat Sekolah Dasar (SD). Melalui lomba bercerita akan dapat membangun pendidikan berkarakter dalam menyeimbangkan antara kecerdasan intelegensi, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritural.

“Lomba bercerita merupakan sebagai sarana pendidikan meningkatkan kegemaran membaca dan menulis dikalangan anak-anak,” kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat membuka lomba bercerita tingkat SD sederajat di Simpang Empat, Kamis sebagaimana dilansir dari pasamanbaratkab.go.id, Senin (2/5/2016).

Menurutnya jika sejak dini anak-anak memperoleh pendidikan maka akan membangun kecerdasan spiritual karena dasar dari pendidikan berkarakter adalah dari dalam keluarga.

“Jika seorang anak yang telah mendapatkan pendidikan yang berkarakter maka anak

tersebut nantinya akan berkarakter baik, sederhana, sopan dan bisa memupuk kecerdasan sejak dini,” ujarnya.

Ia mengharapkan melalui lomba bercerita generasi muda dapat menghargai keberagaman nasionalis, sebab materi lomba diangkat dari kisah atau legenda cerita rakyat yang ada di Sumbar.

“Selain itu lomba bercerita ini juga dapat mengajarkan anak anak kita untuk selalu dapat menjaga kedisiplinan waktu,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pasaman Barat, Nurfaiziah

menyampaikan peserta lomba bercerita itu berasal dari 11 kecamatan yang ada.

“Setiap kecamatan berjumlah 22 orang baik dari sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.

Ia menyebutkan dewan juri terdiri dari tiga orang yaitu dari Budayawan Sumbar, S. Metron Masdison, Sastrawan Sumbar, Fariq Alfariqi dan Rahmadani. Ia mengatakan tujuan diadakannya lomba bercerita itu adalah untuk menciptakan daya kreatifitas, daya nalar dan memupuk rasa percaya diri anak.

“Dengan latihan itu akan menciptakan kekuatan mental anak supaya berani tampil dalam berbagai kegiatan nantinya,” tambahnya.

Ia mengharapkan kedepannya berbagai lomba baik lomba bercerita, puisi, membaca akan lebih ditingkatkan. (

Baca Juga :

Tags: